Daftar Mobil Listrik di Indonesia

Mobil listrik di Indonesia menjadi bintang selama 2020. Meski dilanda pandemi Covid-19, pabrikan mobil dunia tak gentar berduyun-duyun membawa jagoan berteknologi listrik ke Tanah Air.

Dari beberapa merek otomotif, Toyota dan Hyundai tercatat menjadi merek yang paling gencar memasarkan mobil listrik. Berikut adalah daftar mobil listrik yang masuk Indonesia 2020:

Toyota

Sebagai pembuka 2020, PT Toyota Astra Motor (TAM) lebih dulu meluncurkan Toyota Prius PHEV. Mobil ini mengandalkan mesin 2ZR-FXE kapasitas 1.800cc dan motor listrik 1 NM/ISM.



Ia menggunakan baterai Lithium-Ion yang mempunyai voltage 3.7V per cell. Baterai ini mempunyai 95 cell sehingga secara keseluruhan mampu menghasilkan listrik 315.5V. Battery capacity tercatat 8.8 kW. Untuk pengisian penuh dibutuhkan waktu dua jam 20 menit dengan tegangan 220V 16A.

Mobil Tucuxi dilengkapi motor listrik bertenaga 268 Horsepower atau setara mesin 3.000 cc.

Tucuxi 


menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LiFEPO4) atau Nano Lithium.

Tak hanya itu, mobil listrik ini juga tak kalah canggih.

Saat pengisisan mobil listrik Tucuxi dilengkapi fitur fast charging.

Pengisian baterai hanya membutuhkan waktu 3-5 jam.

Mobil Tucuxi bisa menempuh jarak jauh hingga 321 km.

Teknologi yang digunakan pada mobil listrik buatan Indonesia ini tak kalah dari mobil listrik Tesla dan BMW.

Selanjutnya Toyota meluncurkan All New Toyota Corolla Cross Hybrid 
pada pertengahan tahun 2020, yang meluncur bersama varian bermesin bensin. Harganya dibanderol Rp 497,8 juta.



Jelang akhir tahun, Toyota kembali merilis mobil ramah lingkungan ini melalui brand Lexus, yakni Lexus UX 300e. Berbeda dari Prius dan Corolla Cross, Lexus UX 300e adalah mobil listrik murni, bukan hibrida.

Mobil ini dibekali motor listrik berkapasitas 54,35 kWh dengan tenaga 201 hp dan torsi 300 Nm, serta daya jelajah hingga 300 km dalam sekali pengisian daya listrik. Harga Lexus UX 300e mencapai Rp1,245 miliar.

Gendhis



Gendhis mobil buatan Indonesia juga patut dibanggakan.
Mobil listrik karya Dasep Hamadi ini sempat dipamerkan di ajang KTT APEC di Nusa Dua Bali, pada 2013.
Bila mobil listrik Tucuxi memiliki desain sport, Gendhis mobil listrik ini berjenis MPV.
Gendhis lebih dirancang sebagai mobil keluarga dengan gaya mirip mobil MPV Toyota Alpard.
Selain ditenagai listrik, Gendhis ini juga didukung penggunaan bahan bakar biodiesel.

Hyundai



PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) adalah salah satu merek paling agresif dengan strategi mobil listrik di Indonesia tahun ini. Raksasa Korea Selatan ini meluncurkan Hyundai Ioniq EV, yang menggunakan motor listrik dengan tenaga 120 Ps dan torsi 295 Nm. 

Motor listrik itu ditopang dengan baterai Li-Ion Polymer 38,3 kWh yang berada di bagian bawah mobil.

Hyundai Ionic EV ditawarkan dalam dua varian, yakni Prime dan Signature. Masing-masing dipasarkan dengan harga Rp 624,8 juta dan Rp 664,8 juta.

Bersamaan dengan peluncuran Ionic EV, juga diluncurkan Hyundai Kona Electric. Berbeda dengan saudaranya, mobil ini mengandalkan motor listrik berperforma 120 ps dan torsi 295 Nm. Motor listriknya ditopang baterai Li-Ion Polymer 38,3 kWh. Dengan bekal yang dipunya, Hyundai Kona Electric dibanderol Rp 674,8 juta.

Secara teknis, mobil ini hadir dengan mesin bensin 3-silinder 1.200 cc. Mesin tersebut ditopang dengan Lithium-ion dan motor listrik bertenaga 129 ps dan torsi 260 Nm. Harganya sendiri mencapai Rp 449 juta dan ditawarkan dalam empat pilihan warna.

Nissan



PT Nissan Motor Indonesia turut meramaikan pasar kendaraan ramah lingkungan dengan menghadirkan Nissan Kicks e-POWER. Mobil ini mengandalkan mesin konvensional yang digunakan untuk mengisi daya baterai.
Satu di antara jenis mobil yang digandrungi yaitu mobil listrik Tesla dan BMW.
Sebut saja, Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier hingga Andre Taulany diketahui memiliki mobil berharga miliaran tersebut.
Selain Tesla dan BMW, masih banyak produk mobil listrik yang ditawarkan datang dari luar negeri.
Kendati begitu, Indonesia patut berbangga. Ada yang lebih menggugah dari pada mobil listrik luar tersebut.
Tentu saja Indonesia memiliki produk negeri mobil listrik sendiri karya anak bangsa

Mobil Listrik Evina
Berikutnya, mobil listrik buatan Indonesia juga ada yang bergaya desain city car bernama Evina. Mobil listrik Evina berasal dari singkatan Electric Vehicle Indonesia. Evina ini juga dirancang oleh Dasep 

Ahmadi. 

Evina bertenaga 20 kWh dan menggunakan baterai Lithium ion. Mobil ini memiliki tenaga mencapai 50 daya kuda dapat menjangkau jarak 135 km.
Bus Listrik Ahmadi
Nah, tak hanya mobil pribadi, moda trasnportasi umum juga dijajal lho.Indonesia memiliki karya mobil bus listrik ramah lingkungan. 
Mobil bus listrik ini ditenagai 132 sel baterai Lithium ferophospat berdaya 150 kWh.

Hevina


Hevina ini adalah mobil listrik buatan Indonesia yang dikembangkan LIPI.
Mobil berjenis sedan ini memiliki desain lebih menarik dari mobil sedan pada umumnya.

Hevina ditenagai motor listrik berdaya 62 Horsepower dan bertenaga 159 Nm.
Tengaga tersebut dilepaskan bisa melaju hingga kecepatan 140 km/jam.
Hevina dikenalkan LIPI sejak 2013.

Selain mobil dari luar negri , di indonesia juga sudah ada yang produksi walaupun belum bisa secara massal namun patut di acungi jempol 
mudah mudahan kedepanya anak anak bangsa indonesia akan lebih membuat mobil yang tak kalah dengan mobil dari luar negri.

2 comments: