Apa itu Pompa Submersible Cara Kerja Pompa Submersible

 Pompa diperlukan untuk menaikkan air dari sumbernya menuju ke permukaan tanah atau ke tempat air akan dipergunakan. Air adalah kebutuhan utama bagi manusia dalam keseharian sehingga peran pompa air itu sangat vital. 



Jenis pompa air juga beragam, baik merknya maupun kapasitas kemampuan dan juga jenisnya. Salah satu jenis pompa air tersebut adalah pompa benam atau pompa submersible. 

Pompa jenis ini memiliki beberapa keunggulan sehingga meski harganya lebih mahal namun banyak juga yang membelinya dan menggunakannya. Kita perlu memahami cara kerja pompa air submersible dengan baik agar dapat menggunakannya dengan tepat.

Apa itu Pompa Submersible

Pompa Submersible atau yang sering  disebut sebagai pompa benam pada dasarnya memiliki fungsi seperti pompa lainnya. Fungsinya adalah digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu titik lokasi ke titik lainnya. 

Pompa submersible memiliki ciri khusus yakni memiliki motor penggerak yang letaknya dekat atau digabungkan dengan bagian badan pompanya. Sesuai namanya, maka keseluruhan komponen dari pompa submersible tersebut akan terendam dalam air yang akan dipompakannya. 

Uniknya cara kerja pompa air submersible yang dioperasikan di dalam air ini akan mengalami kerusakan bila dioperasikan terus menerus dalam keadaan kering tanpa air.

Cara Kerja Pompa Air Submersible

www.dyasxp.com

Prinsip kerja pompa jenis ini berbeda dengan jenis Jet Pump. Jika pompa jetpump bekerja dengan cara menyedot air, jenis pompa submersible bekerja dengan mendorong air ke permukaan.

Berikut kelebihan dari jenis pompa submersible :

1.            Biaya perwatan yang rendah

2.            Tidak bising, karena berada dalam sumur

3.            Pompa memiliki pendingin alami, karena posisinya terendam dalam air

4.            System pompa tidak menggunakan shaft penggerak yang panjang dan bearing, jadi problem yang biasa terjadi pada pompa permukaan ( Jet Pump ) seperti keausan bearing dan shaft tidak terjadi.

Metode Pelaksanaan pembuatan Sumur Submersible Artetis (Deep Well) Secara garis besar pelaksanaan pekerjaan ini dibagi dalam beberapa tahap yaitu sebagai berikut :


•    Pekerjaan persiapan

•    Pekerjaan lapangan

•    Penyusunan laporan


1. Pekerjaan Persiapan

•    Pengurusan ijin-ijin yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan.

•    Mempersiapkan personil dan peralatan yang akan ke lapangan.

•    Pengurusan pengiriman peralatan dan lain-lain.


2. Pekerjaan Lapangan / Pengeboran

•    Survey Lokasi Pekerjaan dan Penentuan Titik Bor

•    Persiapan Pengeboran

•    Pengeboran dan Pemasangan Temporary Casing

•    Pengeboran Pilot Hole (Lubang Pandu)

•    Pengambilan dan Pemerian / Deskripsi Cutting Batuan

•    Well Logging (Logging Geofisika)

•    Pengeboran Reaming Hole (Pelebaran Lubang Pengeboran)

•    Pemasangan Casing, mesin dan Electrical

•    Pemasukan Kerikil penyaring (Gravel Pack)

•    Well Development (Pembersihan Sumur)

•    Uji Pemompaan (Pumping Test)

•    Analisis Kualitas Air

•    Cement Grouting

•    Pemulihan Lokasi

3. Penyusunan Laporan

•  Laporan Logging Geologi

•  Laporan Konstruksi dan Pelaksanaan Pekerjaan

Dengan Tenaga Kerja profesional, peralatan lengkap dan metode yang tepat, www.gali-sumur.com siap membantu anda.



Pompa Submersible ini kerjanya ialah dengan cara mendorong air menuju ke permukaan

Pompa submersible harus benar-benar tenggelam di dalam air atau cairan yang akan dipompakannya. Motor pompa akan dibungkus dan dikemas secara rapat dan kedap air. 

Biasanya disekelilingnya akan diisi dengan minyak guna melindunginya dari kerusakan yakni mencegah masuknya cairan apapun yang dapat menyebabkan korsleting ke dalam motor pompa.


Cara kerja pompa air submersible bisa efisien karena pompa ini tidak akan memboroskan energi untuk menarik cairan ke dalam pompa, seperti pada pompa jenis lainnya. Dan juga motor mesinnya dapat didinginkan oleh cairan yang ada di sekitarnya, sehingga bisa mencegah terjadinya overheating pada pompa submersible tersebut. 

Sumber energi yang digunakan untuk menghidupkan pompa air jenis pompa submersible ini bisa berasal dari sumber tegangan tinggi, yakni dengan besaran tinggi tegangan sekitar antara 3 kV hingga 5 kV.


Aplikasi Pompa Submersible

Pompa air submersible atau pompa benam ini banyak ditemukan dan mudah diaplikasikan di berbagai tempat untuk berbagai kebutuhan. Yakni seperti untuk drainase, pompa limbah, juga untuk industri umum bahkan untuk pompa lumpur. 

Cocok juga untuk mengairi kolam ikan dan lahan untuk bercocok tanam. Pompa submersible juga biasa digunakan untuk abstraksi air atau cairan lainnya, pada sumur air dan juga pada sumur minyak.


>

Post a Comment

Previous Post Next Post