Mengatasi Leptop Atau Pc Lemot Dan restart Sendiri

 Pernah ngalamin komputer lola (loading lambat) Dan Sering Restart? Pasti jengkel banget ya.. Nah ni ada sekedar tips sederhana bagaimana  



membuat komputer bekerja lebih cepat.Sekedar info, tips ini khusus buat komputer dengan OS Windows XP. Ikuti tipsnya di bawah ini...:

1. Disable Start up item :

Klik Start ==> Run ==> Ketik : msconfig, Enter ==>Klik tab Start up ==> Disable all ==> Apply/OK.

2. Memori Virtual

Teknik ini adalah untuk membuat memori bayangan,yakni dengan memanfaatkan Free Space hardisk kita. 

caranya sangat mudah, sbb :

klik kanan di My Computer ==> Properties ==>Advanced, pada menu Performance klik Setting ==> Advanced lagi, klik Change ==> Klik Custome Size, 

pada Initial Size, isikan : 2950, pada Max Size isikan : 3000. ==> Klik SET ==> OK

(Note : Jika diklik Set menampilkan kotak dialog baru, berarti kapasitas hardisk kosong anda kurang dari 3000 MB,ganti initial dan Max sizenya 

dengan kapasitas lebih kecil.)

3. Clean Prefetch :

Semakin lama kita menggunakan komputer,maka folder Prefetch akan semakin besar. Hal ini akan sangatberpengaruh kepada kinerja Windows. 

Agar kembali normal caranya :

Buka Windows Explorer, buka C:\windows\prefetch\ semua file yang ada di dalam folder prefetch, delete semuanya

4. Disk Cleanup :

Agar windows tidak terbebani file tidak penting,bersihkan hardisk anda dengan mealkukan cara ini :

Buka Windows Exoplorer,kemudian Klik kanan di C:\ ==> Properties ==> disk Cleanup.

5. Turn Off System Restore :

Kapasitas Hardisk anda sebenarnya sebagian digunakan untuk monitoring System. anda bisa mendisable fasilitas ini dengan cara :

Klik kanan di My Computer ==> Properties ==> System Restore ==> Klik Turn Off System Restore. ==> OK

6. Disable Hibernate :

Buka Control Panel, buka Power Options ==> Hibernate ==> Disable Hibernation. Teknik ini lumayan membebaskan sebagian free space hardisk

7. Setting Best Performance :

Windows XP memang memiliki tampilan yang cantik,tetapi hal ini tentunya juga menguras memori cukup banyak. Jika yang anda utamakan kecepatan,maka 

anda dapat menggunakan trik ini :

My Computer ==> Properties ==> Advance,pada menu Performance klik Setting ==> pilih Adjust For Best performance ==> OK

8. Turn Off Automatic Update :

Jika komputer anda terhubung ke Internet,setiap kali ada update software terbaru, windows akan mengupdate tanpa sepengetahuan anda, hal ini selain 

akan memakan bandwitdh anda, juga berpengaruh pada kecepatan komputer cara mematikannya adalah :

Klik kanan My Computer ==> Properties ==> Automatic Updates ==>Turn Off Automatic Updates ==> OK

9. Kurangi Font :

Dengan mengurangi jumlah Font, maka akan dapat mempercepat performa windows. Jika Font tersebut sangat penting, anda bisa mengcopy ke folder lainnya. 

dan masih banyak lagiiiii kalo itu semua ga masih belum puas, tambahin aja RAM, Upgrade Processor dan pake MadeFaster, dijamin deh, bakalan ngacir….

DAn Cara PC Leptop kamu sering Restarte 

Kebayang gak,saat lagi fokus ngerjain sesuatu di computer, misalnya lagi ngetik, maen game atau lagi ngenet.. tiba-tiba computer restart sendiri. 

Jamin deh, bakal keluar sumpah serapah dari mulut kamu..

Nah daripada kita ngomel-ngomel gak karuan, apalagi sampe ngomelin pembantu yang gak tau apa-apa, mendingan kita belajar memahami masalah yang terjadi 

dan menemukan solusinya.

Sebenarnya penyebab computer restart sendiri, bisa berasal dari berbagai hal. Antara lain :

Sistem Operasi Terinfeksi Virus

Seperti kita tau, virus computer bisa masuk melalui media lain seperti eksternal hardisk,memory card atau Flashdisk yang telah terjangkit virus. 

Atau bisa juga melalui internet saat kita sedang browsing ataupun ketika mendownload, hingga file virus masuk ke komputer kita tanpa kita sadari. 

Kesalahan paling besar dari penyebab jenis ini adalah antivirus di komputer yang tidak ter-update. Lebih parah lagi kalau pada komputer kamu tidak 

terinstall antivirus.(Beuh, virus dilawan!!)

Solusinya :

Langkah ini termasuk pertolongan pertama dilakukan apabila virus yang menjangkiti komputer kamu termasuk virus ringan. 

Sebelumnya kamu harus menyiapkan dulu aplikasi seperti antivirus seperti ANSAV, PCMAV, SMADAV dll. 

Disini sebagai contoh adalah Norman Malware Cleaner dari Norman. 

Saya pake karena tergolong mumpuni alias sakti mandraguna. Kamu bisa download langsung dari situs resminya

Bila sudah download, langkah selanjutnya adalah matikan komputer yang sering restart tadi, kemudian start kembali, lanjutkan dengan segera 

tekan tombol F8, setelah itu pilih menu “Safe Mode” kemudian tekan ENTER. Biarkan loading hingga muncul tampilan desktop yang sudah masuk pada 

Safe Mode.

Jalankan Norman Malware Cleaner. Kemudian scan semua directory pada hardisk. Biarkan semua directory dan file discan hingga tuntas, file-file yang 

terdeteksi atau terjangkit malware/virus akan didelete atau repair otomatis, ini bisa dilihat pada report. Setelah tuntas restart komputer.

Sampai disini belum selesai. Biasanya virus akan membuat perubahan pada registry. Untuk memperbaikinya bisa diperiksa secara manual pada registry. 

Setiap virus mempunyai karakteristik dan kebiasaan berbeda dalam mengubah registry tergantung si pembuat virus. Tidak dianjurkan mengedit bagi yang 

tidak paham benar tentang registry Windows. Sebagai alternatif, kamu pengguna Windows XP bisa menggunakan XPQuick Fix Plus untuk memperbaiki registry.

Ingat setelah itu update antivirus kamu !!

Hardware yang Bermasalah

Bila ternyata pada komputer tidak menunjukkan adanya terjangkit virus, maka kemungkinan terdapat hardware yang mengalami permasalahan. 

Diantaranya:

Pemasangan kipas processor maupun kipas ventilasi udara pada CPU yang kurang baik, sehingga suhu processor meningkat berlebihan.

Hardware yang sudah uzur (berumur) sehingga mengalami kemunduran kinerja seperti kerusakan yang tidak terlihat dan tidak disadari dari power supply. 

Hal ini biasanya terjadi karena power suppy tidak mampu memberikan supply ke komputer sebagaimana diperlukan, atau ketidakstabilan dalam men-supply power.

Pemasangan graphic card (VGA) yang kurang baik atau memang graphic card sudah tidak bekerja dengan normal karena sudah berumur.

Motherboard yang sudah mengalami kemunduran kinerja karena sudah berumur pula.

Solusi :

Pertama 

Untuk solusi permasalahan pertama, langkah awal adalah menginspeksi suhu komputer kamu. Gimana caranya? Biasanya suhu CPU dapat dilihat melalui BIOS 

saat komputer start. Tapi rasa-rasanya belum bisa memberikan penjelasan secara komplit berhubungan dengan restart sendirinya CPU. Mengapa? Karena 

suhu pada saat awal CPU bekerja bisa berbeda dibandingkan dengan telah berjalannya aplikasi. Biasanya suhu akan cenderung meningkat drastis apabila 

telah dijalankannya aplikasi-aplikasi yang dipanggil. Tapi apabila komputer kamu sudah restart sebelum tampilan desktop muncul pada layar monitor, 

Berarti ini sudah parah perlu ke ahlinya atau instal ulang

Catatan Khusus :

Bila mengalami permasalahan ini pada komputer yang baru saja diganti processor atau kipas dan heatsiknya, bisa jadi sumbernya berasal dari pemasangan yang kurang baik.

Tetapi apabila ini terjadi pada komputer yang tadinya biasa-biasa aja tapi muncul masalah restart sendiri, bisa jadi ini adalah awal dari penumpukan permasalahan dari processor dan/atau kipas processor itu sendiri.

Untuk memantau suhu pada CPU kamu bisa menggunakan aplikasi seperti Speed Fan maupun HWiFO32. Speed Fan dapat memantau suhu dengan tampilan sederhana, begitu pula HWiNFO32.

Dengan aplikasi tersebut kamu bisa memonitor suhu CPU secara langsung. Setelah install aplikasi tadi, pantau suhu awal sebelum membuka aplikasi.

Untuk menguji dan memonitor suhu, dengan sengaja bukalah banyak aplikasi seperti winamp, photoshop dll. dan browsing lebih dari satu alamat. 

Lihat berapa suhu yang dihasilkan. Bila peningkatan suhu processor melebihi 60 derajat kemungkinan besar pemasangan heatsink dan kipas processor kurang baik. Sama halnya apabila saat kamu membuka aplikasi secara berlebihan kemudian komputer restart, itu merupakan indikasi panas berlebih.


Perbaikilah pemasangan heatsink dan kipas processor pada motherboard. 

Pada saat membuka jangan lupa bersihkan juga semua komponen CPU, kipas ventilasi dll. 

Debu-debu dan kotoran lain harus dihilangkan pada heatsink dan kipas. 

Pastikan saat memasang kembali heatsink, pertemuan permukaan heatsink dan processor 

harus sempurna yang sebelumnya harus diolesi pasta khusus buat heatsink. 

Pemasangan kaki-kaki pin heatsink ke motherboard harus sempurna. 

Untuk pasta heatsink, kamu bisa membeli pasta tersebut di toko-toko aksesoris komputer. 

Atau minta sedikit aja sama teman kalo ada. 

Jangan lupa kalo sudah dikembalikan yah?? Oiya, untuk pasta ini, oleskan secukupnya, jangan terlalu sedikit dan sebaliknya jangan berlebihan..

Setelah memastikan pemasangan processor, heatsink dan kipas secara baik dan sempurna, hidupkan komputer. Pantau kembali suhu lewat aplikasi tadi. 

Bila suhu tidak menujukkan peningkatan berlebihan, maka dipastikan permasalahan berasal dari pemasangan heatsink dan kipasnya yang kurang baik, 

kotor ataupun karena kurangnya pasta pada pertemuan permukaan processor – heatsink.

Kedua :

 Power supply yang sudah bermasalah pada dalemannya juga bisa menyebabkan komputer restart. 

Untuk memastikannya coba ganti power supply dengan yang dipastikan kondisinya masih baik.

Ketiga :

Untuk permasalahan ini coba cabut dan pasang kembali graphic card kemudian hidupkan kembali komputer dan tunggu hasilnya. 

Bila masih restart sendiri, coba ganti menggunakan graphic card yang lain yang dipastikan lebih baru atau kondisinya dipastikan normal.

Keempat :

Permasalahan terakhir ini sama seperti diatas tapi nampaknya mungkin lebih rumit. 

Coba bersihkan motherboard dengan kompressor hingga benar-benar bersih hingga slot-slotnya. 

Kemudian pasang kembali semua komponen dan hidupkan komputer. Namun, sepertinya apabila kasus permasalahan ada pada motherboard sudah parah apalagi 

bila motherboard sudah sangat berumur, kemungkinan besar akan sulit diatasi. Seandainya dapat hidup kembali dan tidak restart bisa-bisa di kemudian hari 

akan muncul masalah lain. Sebagai tambahan, salah satu indikasi motherboard yang bakal bermasalah selalu restart ketika digunakan yaitu komponen 

Elco (electrolit condensator) yang berbentuk silinder tampak cembung pada permukaannya.

Perhatian : 

Untuk menangani permasalahan ini, bagi kamu yang masih awam atau pemula sebaiknya meminta bantuan teman yang sudah lebih berpengalaman bila ingin 

mengikuti petunjuk-petunjuk pada artikel ini. Dengan tidak mengurangi kesahihan dan kegunaan dari artikel ini, sangat diajurkan untuk melengkapi 

dari referensi lain sebagai pelengkap mengatasi permasalahan yang ada. Semoga berhasil !!!

No comments:

Post a Comment